Pidato Terpanjang Dalam Sejarah Dunia

Guinness World Record, dalam pengakuannya mengatakan pidato terpanjang yg dibikin oleh banyak pemimpin dunia pada Sidang Umum PBB dikasihkan terhadap VK Krishna Menon, dari India, yg habiskan waktu rapat saat lebih dari 8 jam.

Pidato berjangka waktu terlama yang lain, ikut tertulis pada dokumen lis pidato serta kunjungan yg dibikin oleh kepala negara serta tokoh, pada 1945-1976, dibikin oleh Fidel Castro, dari Kuba, dengan waktu yg tertulis ialah 269 menit atau lebih dari 4 jam, pada 26 September 1960.

Lantas barang siapa tokoh dunia yg mengemukakan pidato terlama di PBB. Selanjutnya 4 pidato terpanjang yang lain oleh pemimpin dunia pada Majelis Umum PBB, seperti ditulis dari UN.org, 28 September 2018.

1. Sékou Touré (Guinea)

Pada pertemuan Majelis Umum PBB, di pleno ke-896, Touré mengemukakan pidatonya saat 144 menit atau lebih dari 2 jam, pada 10 Oktober 1960.

Touré dalam pidatonya mengharapkan dapat terdapatnya satu perdamaian, terpenting di benua Afrika, pada generasi hari depan yg dapat diselamatkan dari kemiskinan, kehancuran, perbudakan, kolonialisme serta imperealisme, dan semua kekecewaan serta susah yg menghambat kehidupan mereka buat ke arah peradaban internasional.

“Kendati penindasan, pertumpahan darah serta penindasan udah melemah. Akan tetapi di Afrika, pengetahuan serta kemakmuran udah capai kesempatan baik perubahan umum buat bangsa,” imbuhnya.

2. Nikita Sergeyevich Khrushchev (Uni Soviet)

Di pleno ke-869, waktu Majelis Umum PBB, Khrushchev udah kerjakan pidatonya saat 140 menit atau 2 jam lebih, pada 23 September 1960.

Khrushchev mengemukakan jika pemimpin dunia yg udah ada mesti bertanggung-jawab atas situasi dunia. Kemerdekaan udah banyak meluas ke bermacam lokasi. Akan tetapi beberapa puluh juta manusia masih merana serta menanggung derita oleh kolonialisme serta imprealisme.

“Apa sinyal kemiskinan serta kerkurangan udah hilang oleh kemerdekaan? Faktanya, beberapa ratus juta orang serta wanita di beberapa benua udah ada di kesengsaraan serta kelaparan,” ujarnya.

3. Soekarno (Indonesia)

Soekarno termasuk juga dari kepala negara yg mengemukakan pidato terpanjang waktu Majelis Umum PBB, di sesion pleno ke-88, dengan habiskan waktu saat 121 menit atau 2 jam, pada 30 September 1960.

Seokarno mulai pidatonya dengan membacakan terjemahan Al Quran surat Al-Hujurat ayat 14, serta Injil surat Luke masalah 2 ayat 14. Dia mengemukakan jika pengorbanan serta penderitaan udah selesai, ini ialah bukti jika keadilan udah mulai berjaya serta kejahatan udah hilang.

“Saya dipenuhi suka-ria yg besar, saya memandang jika hari baru udah ada, kebebasan serta emansipasi yg udah lama diinginkan demikian lama, selanjutnya bangun diatas tanah Afrika serta Asia,” tukasnya.

Soekarno mengatakan jika problem khusus dunia yg dijumpai waktu ini ialah kolonialisme. Kolonialisme terkait dengan keamanan dunia, keamanan terkait karenanya ada perdamaian serta pelucutan senjata.

4. Muamar Al Gaddafi (Libya)

Pada Majelis Umum PBB di sesion ke-64, Al Gaddafi mengahbiskan saatnya buat berpidato saat 96 menit atau lebih dari 1 jam, pada Rabu, 23 September 2009.

Al Gaddafi mengemukakan dapat satu prinsip-prinsip perdamaian, keadilan, serta hak asasi manusia. “Kita menilainya dunia, berperan pada gosip ini hari, serta menuturkan visi waktu yang akan datang, ini ialah satu tanggung jawab,” ujarnya.

Gaddafi mengatakan pidatonya di muka Majelis Umum PBB dengan mengatakan, “kita bergabung di sini diliat menjadi satu jawaban atas banyak krisis pada makanan, daya, depresi atau penurunan ekonomi serta wabah penyakit dalam dunia”.

lihat juga tentang majas yang sering muncul dalam pidato.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *