Pengertian ET Kopi

Pengertian ET Kopi

Kopi merupakan komoditas yang dibudidayakan lebih dari 50 negara di dunia dengan jenis kopi yang terkenal yaitu Kopi Arabika dan Kopi Robusta. Indonesia sendiri merupakan negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia. Nah dalam artikel kali iniĀ  akan dibahas mengenai pengertian ET Kopi serta ketentuannya untuk menjadi ET Kopi itu sendiri, yuk mari disimak.

Apa itu ET Kopi ?

Apa itu ET Kopi

Di Indonesia ada beberapa jenis komoditas yang ekspornya dibatasiĀ  sesuai dengan ketentuan-ketentuan perdagangan internasional, hubungan bilateral, regional dan multilateral. Nah salah satunya adalah komoditas kopi.

Kopi salah satu komoditi yang masuk ke dalam kategori barang yang diatur atau dibatasi ekspornya. Nah untuk prosedur ekspor kopi itu sendiri hanya boleh dilakukan oleh perusahaan yang telah terdaftar di Direktur Jenderal sebagai eksportir terdaftar kopi (ET Kopi) ataupun eksportir kopi sementara (EKS) dan memiliki Surat Persetujuan Ekspor Kopi (SPEK).

Lalu apa bedanya EKS dan ETK, EKS sendiri merupakan Eksportir Kopi Sementara yang diterbitkan oleh Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan RI serta mempunyai masa berlaku selama 1 tahun. EKS ini dapat ditingkatkan menjadi ETK setelah melakukan ekspor kopi minimal 200 ton dalam satu tahunnya.

Syarat dan Ketentuan Menjadi ET Kopi di Indonesia

Syarat dan Ketentuan Menjadi ET Kopi di Indonesia

Ketentuan terkait ekspor kopi sendiri tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 109 Tahun 2018 Tentang Ketentuan Ekspor Kopi. Bagi perusahaan yang ingin menjadi EKS dan ETK haruslah memenuhi syarat dan ketentuan sebagai berikut :

1. Mengajukan Permohonan

Untuk menjadi Eksportir Kopi Sementara, perusahaan bisa mengajukan permohonan tertulis kepada Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan dengan melampirkan persyaratan sebagai berikut :

  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak / NPWP perusahaan
  • Rekomendasi dari Dinas Penerbit Surat Persetujuan Ekspor Kopi (SPEK) di daerah tempat eksportir berada
  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

Kemudian dalam jangka waktu kurang lebih 3 hari dari diterimanya permohonan tersebut, maka persetujuan terkait EKS ini akan diterbitkan. Lalu sebagai tanda pengenal EKS, akan dicantumkan nomor International Coffee Organization (ICO) yang berlaku selama satu tahun dari tanggal penerbitan tersebut.

2. Meningkatkan menjadi ET Kopi

Kemudian setelah menjadi EKS, perusahaan dapat beralih atau ditingkatkan menjadi Eksportir Terdaftar Kopi (ETK) dengan ketentuan perusahaan EKS telah melakukan ekspor kopi paling sedikit 200 ton dalam satu tahun. Selanjutnya perusahaan EKS dapat mengajukan permohonan tertulis mengenai peningkatan dari EKS ke ETK yang ditujukan kepada Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan dengan persyaratan antara lain :

  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Perusahaan
  • Pemberitahuan Ekspor Barang yang sudah dilegalisir oleh kantor Bea Cukai setempat.
  • Rekomendasi dari Dinas Penerbit Surat Persetujuan Ekspor Kopi (SPEK)
  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

Nah sama halnya dengan pengajuan EKS, dalam jangka waktu 3 hari terhitung dari diterimanya permohonan yang sudah lengkap, maka persetujuan untuk menjadi perusahaan ETK akan diberikan.

Selanjutnya masa berlaku menjadi ETK sendiri yaitu selama perusahaan tersebut tetap melaksanakan kegiatan ekspor kopi. Lalu jika dalam waktu 1 tahun perusahaan ETK tidak pernah melakukan kegiatan ekspor atau mengekspor kopi tanpa disertai SPEK, maka status perusahaan sebagai ETK akan dicabut.

Demikianlah pembahasan artikel mengenai Pengertian ET Kopi beserta syarat dan ketentuannya. Semoga bahasan yang tersaji dalam artikel kali ini dapat bermanfaat bagi Anda. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.