Pengertian Health Certificate dalam Ekspor Barang

Pengertian Health Certificate dalam Ekspor Barang

Sebelum melakukan kegiatan ekspor barang maka pihak eksportir wajib melengkapi atau memenuhi beberapa persyaratan dokumen ekspor. Beberapa diantaranya yakni invoice, Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), Nota Pelayanan Ekspor (NPE) dan packing list.

Selain itu ada dokumen tambahan yang harus dipenuhi untuk mengekspor komoditas khusus yakni dokumen health certificate. Nah pada artikel kali ini akan membahas seputar Pengertian Health Certificate (HC) dalam Ekspor Barang, untuk lebih jelasnya silahkan disimak ya.

Pengertian Health Certificate dalam Ekspor Barang

Health Certificate adalah dokumen atau surat keterangan resmi yang menunjukan bahwa barang tersebut terbebas dari penyakit menular dan sudah memperoleh vaksinasi. Sertifikat kesehatan ini menjadi salah satu persyaratan dokumen yang harus dipenuhi dalam ekspor hewan serta produk turunannya, kosmetik, makanan dan lainnya.

Nah health certificate sendiri diterbitkan oleh Departemen Kesehatan melalui Jawatan Karantina (Airport) dan diakui oleh WHO. Dengan adanya health certificate maka dapat dipastikan bahwa produk yang akan di ekspor tersebut aman dan layak sehingga diperbolehkan untuk memasuki  negara tujuan.

Jenis Health Certificate dalam Ekspor Barang

Jenis Health Certificate dalam Ekspor Barang

Health certificate atau sertifikat kesehatan untuk ekspor barang sendiri ada dua jenis yaitu diantaranya :

1. Health Certificate Makanan

Sertifikat ini harus ada apabila negara tujuan mempersyaratkannya saja. Untuk pembuatan sertifikatnya sendiri diajukan dan dilakukan oleh BPOM. Nantinya BPOM akan menerbitkan  Surat Keterangan Ekspor yakni Health Certificate, Certificate of Pharmaceutical Product (CPP), Surat Keterangan Hygiene dan Sanitasi atau Surat Good Manufacturing Practice (GMP).

Nah untuk pembuatannya dilakukan secara online dengan melakukan registrasi melalui website e-bpom.pom.go.id terlebih dahulu. Setelah itu barulah melakukan pengajuan pembuatan SKE di website tersebut. Sertifikat ini dibutuhkan untuk produk obat-obatan dan makanan yang akan diekspor saja.

2. Health Certificate Hewan

Dokumen health certificate hewan ini sangat diperlukan ketika Anda ingin mengekspor hewan ke negara yang dituju. Hal ini bertujuan agar  dapat dipastikan bahwa hewan yang hendak di ekspor itu sehat. Nah pembuktiannya sendiri itu dilakukan dengan mengkarantina  hewan tersebut.

Lalu untuk alur karantinanya tersebut seperti apa atau bagaimana, akan kami ulas pada pembahasan di bawah ini.

Alur Karantina Hewan untuk Mendapatkan Health Certificate

Alur Karantina Hewan untuk Mendapatkan Health Certificate

Bagi Anda yang ingin mengekspor hewan ke negara lain ataupun antar wilayah Indonesia, maka hewan tersebut harus dikarantina terlebih dahulu. Sesuai dengan ketetapan pemerintah yang mewajibkan kegiatan tersebut, mengingat hewan itu ditakutkan memiliki penyakit dan bisa berdampak merugikan pada pihak-pihak yang terkait.

Untuk tempat karantina sendiri dilakukan di Balai Besar Karantina Hewan Kementerian Pertanian. Namun sebelumnya hewan tersebut akan di kategorikan kedalam hama dan penyakit hewan. Lalu sebagai upaya pencegahan maka karantina pun dilakukan.

Nah bagi Anda yang ingin melakukan karantina hewan harus mengisi formulir terlebih dulu di kantor pelayanan karantina yang berada di bandara atau Anda bisa juga mengisinya secara online pada aplikasi Indonesian quarantine full automation system (IQFAST).

Untuk waktu karantinanya dilakukan kurang lebih selama 14 hari tergantung pada metode pengujian yang berikan serta jenis hewan tersebut. Barulah setelah karantina selesai dan dinyatakan telah lulus uji, sertifikat kesehatan atau health certificate pun siap diterbitkan.

Jika kesulitan untuk mengurus dokumen Health Certificate, gunakanlah jasa ekspor terpercaya untuk mengurus dokumen tersebut beserta dokumen lainnya yang diperlukan untuk ekspor.

Oke sekian informasi menarik mengenai Pengertian Health Certificate dalam Ekspor Barang. Semoga pembahasan artikel kali ini dapat membantu Anda untuk mengetahui seputar dokumen yang harus dipenuhi dalam kegiatan ekspor salah satunya yaitu health certificate. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.