5 Fakta Perihal Kaos Polos TC Ini Harus Anda Pahami

Ketika membuat kaos polos ada banyak jenis kain yang dapat digunakan. Masing-masing kain mempunyai karakter yang berbeda. Ada yang memakai cotton carded, cotton combed, dan juga yang terkenal yakni teteron cotton atau TC. Inilah fakta perihal kaos polos TC yang harus Anda pahami tentang jasa sablon kaos.

Bahan TC atau teteron cotton adalah bahan yang kerap dipakai saat membuat kaos polos. Bahan yang satu ini sama populernya dengan cotton carded dan combed yang notabene berasal dari 100% serat kapas alami. Lalu apa yang membedakannya dari yang lain? Inilah penjelasan lengkapnya:

Asal kaos TC

Image Source: konveksicirebon.com

Teteron cotton berasal dari kombinasi dua buah bahan. Kombinasi tersebut adalah cotton (katun) dan polyester. Katun sendiri adalah berasal dari serat kapas alami. Serat kapas alami itu akan dipadukan dengan polyester yang berasal dari serat sintesis fiberpoly.

Material tersebut biasanya terkandung di pembuatan biji plastik. Karena asalnya dari serat sintesis maka karakter polyester cenderung lebih panas dan tak dapat menyerap keringat. Ciri khas lainnya dari bahan polyester yaitu bahannya tahan lama dan kuat walaupun direndam selama 3 jam.

Bahan polyester juga sulit menghilangkan noda yang berasal dari minyak ataupun makanan. Karena itulah bahan itu digabungkan dengan bahan lain misalnya cotton. Dengan penggabungan bersama cotton maka kaos bisa lebih nyaman saat dipakai nantinya.

Komposisi Campuran

Fakta perihal kaos polos TC selanjutnya adalah bahan tersebut mempunyai komposisi campuran polyester yang cenderung lebih banyak daripada cotton. Kadar pencampurannya biasanya yakni 65% polyester serta 35% cotton. Komposisi lain bisa juga terjadi namun tetap polyester lebih banyak.

Sebenarnya komposisi tersebut bergantung dari kualitas bahan dan produsennya. Sebenarnya teteron sendiri adalah merk dagang produk fiber polyester. Maka tak heran jika kandungan polyesternya lebih banyak.

Tidak Mudah Kusut

Di konveksi kaos biasanya bahan TC tersebut dipakai untuk membuat kaos sablon dan kaos polos. Kaos yang memakai bahan tersebut biasanya tidak akan mudah kusut. Kaos berbahan TC juga tak akan mudah melar kendati sudah dicuci banyak kali.

Daya Serap Kurang Baik

Karena komposisi bahan yang dipakai maka tak heran jika kaos polos TC biasanya berdaya serap kurang baik. Ketika dipakai kaos akan cenderung panas dan sulit untuk menyerap keringat. Berbeda dengan bahan cotton yang bisa menyerap keringat dengan baik.

Kaos Polos TC Lembut

Dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih maka tak heran terobosan barupun dimulai. Memang telah disebutkan jika kaos dengan bahan teteron cotton biasanya akan panas saat dipakai. Namun ada juga kaos polos TC yang lembut. Kaos tersebut diolah dengan bahan kimia tertentu.

Jenis bahan teteron cotton yang telah diolah tersebut disebut dengan TC Soft. Karakternya hampir menyerupai cotton yang lembut. Anda dapat membedakannya ketika meletakkan bahan tersebut di bawah sinar matahari.

Kaos polos yang terasa panas biasanya adalah kaos yang berasal dari bahan TC Soft. Panas itu dikarenakan bahannya yang bukan serat kapas alami 100%. Sedangkan jika kaos polos dengan bahan cotton biasanya akan tetap adem ketika diletakkan di bawah sinar matahari.

Demikianlah 5 fakta perihal kaos polos TC yang harus Anda pahami. Dengan mengetahui jenis-jenis kain untuk pembuatan pakaian maka dapat menjadi referensi tersendiri bagi Anda sebelum membeli kaos yang dimau. Semoga tulisan ini dapat membantu menambah informasi Anda. Sekian.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.